Kantor: Bekasi, Jawa BaratSenin–Jumat 08.00–17.00 WIB+62 811-1031-245[email protected]
Logo Nusa Cipta AlumindoNusa Cipta
Alumindo
Pintu & Jendela Aluminium
Kirim gambar proyek
LayananProyekProdukArtikelTentangKontakCariKirim gambar proyek

Artikel

Jendela Aluminium Bocor saat Hujan: Titik yang Perlu Dicek dan Cara Menanganinya

20 Oktober 2026 · Oleh Tim NCA

Rel bawah jendela geser aluminium putih yang basah terkena hujan, dengan lubang drainase terlihat di sisi luar kusen

Jendela aluminium yang bocor saat hujan umumnya kemasukan air lewat salah satu dari lima titik: sealant di keliling kusen, lubang drainase di rel bawah jendela geser, karet kaca, sambungan sudut kusen, atau ambang luar di bawah jendela. Cara tercepat menemukannya adalah melihat di mana air pertama kali muncul di sisi dalam, lalu menyemprot titik-titik itu satu per satu dari luar. Setelah titiknya ketahuan, perbaikannya sering kali kecil, misalnya membersihkan saluran, mengganti karet, atau mengisi ulang sealant, tanpa perlu membongkar kusen.

Baca dulu pola rembesannya

Sebelum memanggil tukang atau membeli sealant, catat kapan dan di mana air muncul. Pola rembesan memberi petunjuk lebih banyak daripada memeriksa jendela dalam keadaan kering.

  • Air keluar di pertemuan kusen dan dinding, biasanya di sudut bawah, lalu turun membasahi cat: curigai sealant keliling kusen atau celah antara kusen dan dinding.
  • Air menggenang di rel bawah lalu meluap ke dalam: hampir pasti saluran buang rel tersumbat atau tertutup.
  • Air menetes dari tepi kaca: karet atau sealant di antara kaca dan profil sudah menyusut atau lepas.
  • Bocor hanya saat hujan disertai angin dari satu arah: titik lemahnya ada di sisi yang terkena angin, sering di sambungan sudut atau di pertemuan daun jendela dengan kusen.
  • Dinding di bawah jendela lembap meski kusen tampak kering: air masuk dari ambang luar atau dari dinding itu sendiri, bukan dari jendela.

Foto setiap titik basah segera setelah hujan. Foto ini berguna saat Anda menjelaskan masalahnya ke aplikator, dan berguna untuk membandingkan hasil sebelum dan sesudah perbaikan.

Sealant di keliling kusen

Celah antara kusen aluminium dan dinding ditutup sealant dari sisi luar. Lapisan ini terpapar matahari dan hujan setiap hari, jadi wajar bila lama-lama retak, mengeras, atau lepas dari salah satu permukaan. Pada rumah baru, penyebab yang sering muncul justru sebaliknya: sealant dipasang di atas permukaan yang berdebu atau acian yang belum kering, sehingga tidak pernah menempel sempurna.

Periksa dari luar dengan menekan sealant memakai ujung jari. Sealant yang sehat terasa kenyal dan menempel rapat di kedua sisi. Kalau ada garis celah tipis di antara sealant dan kusen, atau sealant bisa dicungkil dengan mudah, bagian itu perlu dikerok bersih lalu diisi ulang. Menimpa sealant lama dengan lapisan baru di atasnya biasanya hanya bertahan sebentar. Fungsi dan jenis sealant untuk pekerjaan aluminium kami bahas terpisah di artikel fungsi sealant pada fasad aluminium.

Lubang drainase di rel jendela geser

Jendela geser memang dirancang untuk menampung sedikit air di rel bawahnya. Air itu dibuang keluar lewat lubang atau celah kecil di sisi luar profil rel. Masalah muncul ketika saluran ini tersumbat debu, pasir, serangga mati, atau sisa adukan dari pekerjaan finishing. Air yang tidak bisa keluar akan naik sampai melewati bibir rel bagian dalam.

Cara memeriksanya sederhana. Tuang segelas air ke rel bawah saat cuaca cerah, lalu lihat dari luar apakah air keluar dari lubang drainase. Kalau air hanya menggenang, bersihkan rel dengan sikat kecil dan tusuk saluran pelan-pelan dengan kawat atau lidi. Pastikan juga lubangnya tidak tertutup sealant atau cat dari luar, kesalahan yang cukup sering terjadi saat dinding dicat ulang.

Rel yang sering kotor juga membuat daun jendela berat digeser. Bila jendela Anda bocor sekaligus seret, baca juga cara memperbaiki pintu sliding yang macet, karena roda dan relnya bekerja dengan prinsip yang sama.

Karet kaca dan sikat penutup celah

Kaca dijepit di dalam profil aluminium dengan karet atau sealant. Karet bisa menyusut dan mengeras, sehingga muncul celah di sudut kaca. Celah seperti ini sering terlihat sebagai karet yang tertarik ke tengah dan meninggalkan ujung kosong di pojok bingkai.

Pada jendela geser, pertemuan antar daun dan antara daun dengan kusen juga ditutup sikat atau karet. Bila sikat ini aus atau lepas, hujan yang didorong angin bisa masuk lewat sela itu. Karet dan sikat termasuk aksesoris yang bisa diganti tanpa membongkar kusen, asalkan profil penggantinya cocok dengan alur pada profil aluminium. Bawa potongan karet lama atau foto penampang profil saat mencari pengganti.

Sambungan sudut kusen dan ambang luar

Kusen aluminium dirakit dari beberapa batang profil yang disambung di sudut. Bila sambungan ini tidak ditutup rapat, air yang mengalir di permukaan kusen bisa masuk ke rongga profil lalu keluar di sisi dalam. Tanda khasnya adalah rembesan yang selalu muncul di sudut yang sama, padahal sealant di sekitarnya masih utuh. Perbaikannya berupa penutupan ulang sambungan dari luar dengan sealant yang sesuai.

Ambang luar, yaitu bagian dinding atau meja beton di bawah jendela, juga sering terlewat. Ambang yang datar atau justru miring ke arah dalam membuat air hujan diam di bawah kusen dan pelan-pelan merembes ke dinding. Ini masalah pekerjaan dinding, bukan aluminium, jadi perlu ditangani bersama tukang bangunan atau kontraktor yang mengerjakan dinding.

Tes semprot untuk memastikan titik bocor

Kalau beberapa titik tampak mencurigakan, jangan memperbaiki semuanya sekaligus. Anda tidak akan tahu mana yang sebenarnya bocor. Lakukan tes berurutan dari bawah ke atas dengan selang air bertekanan biasa:

  1. Tutup semua daun jendela dan kunci seperti saat hujan.
  2. Semprot ambang luar dan rel bawah selama beberapa menit, sementara satu orang mengamati dari dalam.
  3. Bila belum ada rembesan, naik ke sambungan sudut bawah, lalu sealant sisi kiri dan kanan, lalu bagian atas kusen.
  4. Terakhir semprot kaca dan pertemuan antar daun.
  5. Begitu air muncul di dalam, catat titik yang sedang disemprot. Itu kandidat terkuat.

Urutan dari bawah ke atas penting karena air dari atas selalu mengalir ke bawah. Kalau Anda mulai dari atas, rembesan di bawah bisa berasal dari titik mana pun di atasnya.

GejalaTitik yang dicek duluPenanganan umum
Air meluap dari rel bawahLubang drainase relBersihkan rel dan saluran, buka lubang yang tertutup cat
Rembesan di sudut kusen dan dindingSealant keliling kusenKerok sealant lama, bersihkan, isi ulang
Tetesan di tepi kacaKaret atau sealant kacaGanti karet dengan profil yang cocok
Bocor saat angin dari satu sisiSikat antar daun, sambungan sudutGanti sikat, tutup ulang sambungan
Dinding bawah jendela lembapAmbang luarPerbaiki kemiringan ambang bersama tukang dinding

Kapan perlu aplikator

Membersihkan rel dan mengganti sealant yang lepas umumnya bisa dikerjakan sendiri. Panggil aplikator bila rembesan muncul di sambungan sudut, bila profil terlihat melengkung atau daun jendela tidak lagi menutup rapat, atau bila jendela ada di lantai atas yang sulit dijangkau dengan aman. Untuk rumah yang baru selesai dibangun, catat temuan ini dan sampaikan ke kontraktor sebelum masa pemeliharaan berakhir. Panduan memeriksa pintu dan jendela aluminium saat serah terima bisa membantu Anda menyusun daftarnya.

Bila Anda di area Jabodetabek dan ingin jendela yang bocor diperiksa, kirim ke tim NCA foto titik basah dari dalam dan luar, jenis jendelanya (geser, casement, atau jendela mati), serta perkiraan ukurannya. Dari data itu kami bisa menilai apakah cukup perbaikan karet dan sealant atau perlu penggantian bagian tertentu.

Artikel Lainnya

WhatsApp